Caffeine & Nicotine
Friday, October 28th, 2005 + So what’s new ?
- My crush….on and off, on and off, on and off
+ So is it on or off now?
- It’s off right now…..damn that guy
+ Brutal…..
- Apanya ?
+The jungle of the single world
- Hahahahaha
+ Ngga se simple film Tarzan jaman dulu
- Gimana tuh?
+ Me Tarzan, you Jane….let’s do bang-bang in my tree house
- Hahahahahahaha……
————————————————————————————————-
+ Liat deh, you’ll like it
- Terlalu drama gitu lho
+ Ngga lah, aku kan tau selera kamu
- Ok, I’ll take a look at it
+ Meskipun plot nya romantisme biasa tapi setting nya keren abaz
- Like what ?
+ Hong Kong in the 60’s and lots of rainy days
- Rain ?…..hmnnnnn. Menarik juga
+ Cerita nya keluar lebih dari setting dan angle-angle shot daripada dari dialog…really cool
- Metaphors ?
+ Ya gitu deh. There’s this one scene where the guy is talking to a tree
- As long as there is rain it’s ok by me. Wet street too ?
+ Yup. You know I love it too
- What ?
. I love rain
- Rain, where are you?. He loves you…..
+ Biarin aja, ga usah dipanggil. Kalo lagi di kangenin emang suka jaga jarak
————————————————————————————————-
+ Dasar kambing…
- Hehehe kambing….dulu katanya bebek-bebek primadona ?
+ Udah pada ngerasa paling pinter gitu lho…
- "Out of the box thinking", they think.
+ Kampret lah, cuman bisa ngekor doang…apanya yang out of the box?
- Para katak dalam tempurung
+ Hehe…katak tak berotak
- Yoehh jeki, gimana mikir di luar kotak kalo otak aja ngga ada ?
+ Fuck them lah. It’s all about "No box" thinking anyway now
- Siap !. Be fearless and just throw the damn fucking box away
————————————————————————————————-
+ Want me to lend it to you or you want to buy it yourself?
- I’ll borrow it from you
+ No problem….but when are we going to meet again?
- Anytime. I’m not busy and as long as you don’t have to go off to remote places
again for that damn shooting.
+ It’s really good you know
- Yeah I know, I read the review before
+ I mean you can feel the vibes of the city even if you’ve never been there
- You know why I never really bother to see it before?
+ Why ?
- Too close for comfort. The damn story is too much like my life
- Hahahahaha…
+ But I guess it’s time to face reality isn’t it?
- What, you’re facing your reality by deciding to watch this movie ?
+ Yeah…no that sounds stupid isn’t ?
- People usually watch movies to momentarily escape from their dreaded reality
+ Yes, and I watch it to face my reality ? How do you figure that ?
- Well, to quote what the girl say in "Bewitched"… "…..there is no solution, we’re in Coffee Bean" ….hahahaha.
+ That’s funny. I haven’t seen that one either. By the way, why aren’t we in Coffee Bean now?
- You’re the one who wanted to meet here
+ That damn place is too mainstream anyway. It’s kindda nice here though…….you could watch the rain outside
- Yeah, but the shades in the windows makes me a bit claustrophobic though
+ Just focus on me, gurl….
- Hahahahaha…..
————————————————————————————————-
Inspired from the movie Coffee and Cigarettes. A film by Jim Jarmusch starring Roberto Benigni, Iggy Pop, Tom Waits, Cate Blanchet, Bill Murray, Steve Wright, Steve Coogan and many others.
Similar title post: Looking For Love Over Nicotine And Caffeine by Silly Sushi on My Mundane Life

tembok tipis menerawang
(Terdengar bunyi motor meraung dari bengkel sebelah. Berisik sekali. Laptop ku terbuka diatas meja panjang di ruang kerjanya. Beberapa proof print pernak pernik perhiasan yang terbuat dari mutiara tergeletak di meja itu. Wajahnya kelihatan tegang seperti biasa setiap akan mengikuti pameran perhiasan international. “Kok ga ada yang bagus sih gambarnya buat di print di catalog” katanya uring-urningan. Aku hanya tersenyum. Sudah biasa melihat dia berubah jadi “miss panicky” dan mendengar ocehan nya yang kadang tidak masuk akal. Poto –poto perhiasan yang akan dicetak di catalog sudah sesuai dengan apa yang kita berdua inginkan. Seorang fotografer langganan kita dengan spesialisasi high fashion jewelry sudah memberikan hasil still shots yang maksimal seperti biasanya. Kadang aku heran bagaimana seorang yang gampang panic seperti ini dapat menjadi dive master yang sering melakukan riset bawah laut bahkan sampai ke perairan Karibia dan yang selalu teliti memeriksa setiap kerang yang ada di peternakan bawah laut itu untuk memastikan hasil panen yang bagus.“Liat ini deh” aku coba mengalihkan perhatiannya ke layar monitor laptopku dimana ada gambar design rosario terbuat dari mutiara hitam pesanan sebuah outlet langganan kami dari Eropa. “Hmmm….bagus banget. Simple tapi sangat spiritual”. jawabnya. “Aku selalu suka design - design kamu” sambungnya lagi. Aku hanya tersenyum. Sudah biasa dengan pujiannya atas design perhiasan yang aku buat untuk perusahaan kami berdua itu. “Jadi kapan proof print ini bisa naik cetak, waktunya udah dikit lagi gitu lho” katanya lagi dengan kepanikannya yang tidak beralasan. “Sante aja gitu lho, it’s all been taking care of” kata ku menenangkan dia. "What about the insurance for the shipment?" tanyanya lagi. "Done" jawabku pendek. “God, why do I always feel like a lost little girl every time before an exhibition?” katanya mengeluh. “Udah tenang lah, this is not our first time. Berdoa aja” kataku sambil menghirup kopi panas yang baru saja dia buatkan untuk ku. “I love that rosario” katanya lagi. “ Makasih” kataku sambil kembali mengingat dari mana sebetulnya ide design itu kudapatkan. “Stress banget aku, I need a hug” katanya tiba-tiba sambil menatapku. Aku berdiri menghampiri mejanya dan kupeluk dia dan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Dia masih dalam pelukanku ketika suara motor meraung perlahan berganti menjadi …… ) 